INFOPUBLIK.CO – Guna memastikan kekhusyukan ibadah di bulan suci Ramadan 1447 H, Kepolisian Sektor (Polsek) Ciputat Timur resmi memperketat pengamanan wilayah. Langkah strategis ini ditandai dengan pendirian tujuh pos pantau di titik-titik krusial untuk mewujudkan komitmen “Zero Tawuran” di seluruh wilayah Ciputat dan Ciputat Timur.

Kapolsek Ciputat Timur, AKP Bambang Askar Sodiq, menegaskan bahwa langkah ini merupakan hasil kolaborasi solid antara Polri, TNI (Koramil), dan Pemerintah Kecamatan.

“Sesuai kesepakatan dengan Camat dan Danramil, kami mendirikan pos pantau di tujuh titik. Ini adalah bentuk komitmen kami agar situasi tetap kondusif sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang,” ujar AKP Bambang, Kamis (19/2).

Antisipasi SOTR hingga Balap Liar

Pos pantau ini tidak hanya difungsikan untuk meredam aksi tawuran antar-remaja, tetapi juga menjadi benteng pencegahan terhadap berbagai gangguan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kerap meningkat di bulan Ramadan, seperti:

  • Balapan liar dan aksi trek-trekan motor.
  • Sahur On The Road (SOTR) yang berpotensi memicu keributan.
  • Kejahatan jalanan (curas, curat, dan curanmor).
Baca Juga :  Kecam Tindak Kekerasan Kepada Wartawan di Semarang, Wartawan Tangerang Gelar Aksi Tuntut Pelaku di Adili

Personel kepolisian akan disiagakan secara berkala, terutama pada jam-jam rawan yakni selepas salat Tarawih hingga menjelang waktu Sahur.

Baca Juga :  Upacara Bendera HUT RI ke-80 di Kecamatan Legok: Penuh Khidmat dan Sukses

Sebaran 7 Titik Strategis

Berdasarkan hasil pemetaan kerawanan wilayah, tujuh pos pantau tersebut tersebar di lokasi berikut:

  1. Kelurahan Jombang
  2. Kelurahan Sawah Lama
  3. Kelurahan Rempoa
  4. Kelurahan Cipayung
  5. Kelurahan Pisangan
  6. Kelurahan Pondok Ranji
  7. Kelurahan Ciputat

Ajak Peran Serta Masyarakat

Pihak Kepolisian mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih ketat mengawasi putra-putrinya agar tidak keluar malam tanpa tujuan yang jelas. Masyarakat juga diminta aktif menjadi “mata dan telinga” bagi kepolisian.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 6,9 Guncang Filipina Tengah, Korban Jiwa Bertambah Jadi 27 Orang — Ratusan Luka-Luka dan Kerusakan Parah!

Jika menemukan indikasi gangguan keamanan atau kerumunan yang mencurigakan, warga diharapkan segera melapor melalui:

  • Layanan Call Center Polri: 110
  • Menghubungi petugas di Pos Pantau terdekat.

“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jadikan Ramadan tahun ini sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi, bukan ajang gesekan di jalanan,” tutup AKP Bambang.(els)