INFOPUBLIK.CO – Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih baru. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru saja mengeluarkan peringatan paling keras yang pernah ada terhadap Teheran. Dalam sebuah pernyataan yang mengguncang pasar energi global, Trump menegaskan bahwa Washington tidak akan segan menggunakan kekuatan militer penuh jika Iran berani menyentuh Selat Hormuz.

Baca Juga :  Pemerintah Resmi Cabut Empat Izin Usaha Pertambangan Nikel di Raja Ampat

“Peringatan Keras dari Truth Social”

Melalui unggahan di platform Truth Social pada Senin (9/3), Presiden Trump menyatakan bahwa setiap upaya untuk menyumbat jalur vital pengiriman minyak dunia tersebut akan dianggap sebagai deklarasi perang ekonomi.

“Jika Iran melakukan sesuatu yang menghentikan aliran minyak di Selat Hormuz, mereka akan dihantam oleh Amerika Serikat dua puluh kali lebih keras daripada yang telah mereka alami sejauh ini,” tegas Trump (10/3/2026).

Target Strategis dalam Bidikan

Tak hanya sekadar ancaman lisan, Trump mengklaim bahwa militer AS telah memetakan fasilitas-fasilitas paling strategis di Iran. Ia sesumbar bahwa penghancuran aset-aset tersebut dapat dilakukan dengan “mudah” oleh kekuatan tempur Amerika.

Baca Juga :  Pidato Netanyahu di Sidang Umum PBB Tuai Protes, Israel Dituding Semakin Terisolasi

Langkah agresif ini diambil demi satu tujuan utama: Melindungi stabilitas energi dunia. Sebagai jalur nadi utama ekspor minyak dari Teluk ke pasar internasional, gangguan sekecil apa pun di Selat Hormuz dipastikan akan memicu ledakan harga BBM dan krisis inflasi global.(pw)