INFOPUBLIK.CO – Kejadian mengejutkan terjadi di Mal Solo Paragon, Surakarta, Jawa Tengah, ketika seorang siswa asal Bekasi, Jawa Barat, berinisial ASH (17) mencoba meloncat dari lantai tiga mal tersebut. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB ini berakhir dengan selamat berkat keberadaan kasur busa di lantai dasar.

Kapolsek Banjarsari, Kompol Supardjono, mengungkapkan bahwa insiden bermula ketika ASH berjalan-jalan usai menjalankan ibadah shalat Jumat di mushola foodcourt Mal Solo Paragon. “Awalnya korban berkunjung ke Mal Paragon dan melaksanakan shalat Jumat di mushola foodcourt Mal Solo Paragon,” jelas Supardjono.

Baca Juga :  El Capitan dari Cray Computing, Sekarang Superkomputer Terkuat di Dunia dengan 1,742 Exaflops

Setelah selesai shalat, ASH berkeliling di dalam mal sebelum akhirnya memutuskan untuk meloncat dari lantai tiga foodcourt. “Jatuh ke bawah menimpa kasur,” lanjutnya. Aksi nekat ini membuat pengunjung mal heboh, namun keberadaan kasur busa di atrium mal berhasil menyelamatkan nyawa ASH.

Baca Juga :  Angelina Jolie Curi Perhatian di Venice Film Festival dengan Deretan Busana Ikonik

Meskipun selamat, ASH mengalami cedera dan mengeluh sakit di bagian pinggang. “Korban saat terjatuh masih sadar dan mengeluarkan darah dari hidung. Dia juga mengeluh sakit di pinggang,” ungkap Kapolsek Supardjono. Petugas dan beberapa pengunjung segera membawa ASH ke RS PKU Muhammadiyah untuk mendapatkan perawatan medis.

Chief Marketing Communication Solo Paragon Mal, Veronica Lahji, turut memberikan keterangannya. Ia mengatakan bahwa setelah terjatuh, ASH sempat menghubungi keluarganya. Veronica juga mengungkapkan bahwa ASH memiliki riwayat penyakit bipolar. “Korban dalam kondisi sadar dan bisa diajak bicara. Untungnya ada kasur di atrium, jadi lumayan terbantu,” ujarnya.

Baca Juga :  PGRI Kecamatan Legok Gelar Lomba Peringati HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025, Perkuat SDM dan Silaturahmi Guru

Peristiwa ini menjadi pelajaran penting tentang pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat. Meski aksi nekat ASH berakhir selamat, tetap diperlukan perhatian khusus terhadap kondisi mental dan kesehatan para remaja.(red)