INFOPUBLIK.CO, Tangerang | Kepala Desa Cicalengka, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Bapak Absor, dikabarkan kurang responsif terhadap pertanyaan wartawan mengenai isu penggunaan jalan desa untuk kepentingan komersil. Hal ini menimbulkan kecurigaan dan kekhawatiran di kalangan warga dan pemuda setempat.

Pembangunan yang pesat di sekitar area BSD telah menjadikan Desa Cicalengka sebagai pusat perhatian, terutama terkait dengan dugaan pengalihan fungsi jalan desa untuk kepentingan bisnis. “Untuk pengalihan arus jalan desa, semua keputusan di tangan Pak Kades,” ungkap salah satu putra daerah yang meminta namanya dirahasiakan. “Kami, sebagai putra daerah, hanya menjadi penonton dalam pembangunan ini.”

Baca Juga :  Optimisme Masa Depan Indonesia, Dentum Mediatama Grup Ucapkan Selamat kepada Presiden Terpilih Prabowo Subianto

Ketika dikonfirmasi, Kepala Desa Absor memberikan tanggapan singkat melalui pesan WhatsApp, “Tanya sekdes, saya lagi di Bandung.” Respons ini menambah spekulasi mengenai sikapnya yang dianggap menghindari diskusi terbuka dengan media dan warganya.

Baca Juga :  Kontroversi di Internal PWI Banten, Kartu Anggota Tak Berlaku Picu Polemik

Pemuda Pagedangan memiliki harapan besar agar Kepala Desa Absor dapat lebih terbuka dan transparan mengenai proyek-proyek di desa, khususnya yang berkaitan dengan dugaan komersialisasi jalan desa. Mereka menuntut klarifikasi dan partisipasi dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan infrastruktur dan penggunaan lahan di desa mereka.

Baca Juga :  Revolusi Pemantauan Kesehatan di Jari Anda: Samsung Luncurkan Galaxy Ring di Indonesia

Warga Desa Cicalengka berhak mendapatkan informasi yang jelas dan transparan dari pihak kepala desa, serta berpartisipasi dalam diskusi dan keputusan yang mempengaruhi kehidupan dan lingkungan mereka. Kejelasan dan keterbukaan dari pihak desa diharapkan dapat mengurangi ketegangan dan membangun kembali kepercayaan warga terhadap pemerintah desa.(wld)