INFOPUBLIK.CO – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato penting yang menekankan peran strategis TNI dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Pidato ini disampaikan saat Presiden Jokowi bertindak sebagai inspektur upacara di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada hari Sabtu.

Baca Juga :  Sambutan Megah di Bogor: Presiden Prabowo dan Erdoğan Pererat Persahabatan 75 Tahun Indonesia-Turkiye

Presiden Jokowi dalam pidatonya mengingatkan TNI untuk memastikan keamanan dan stabilitas menjelang dua agenda besar nasional, yaitu transisi kepemimpinan nasional dan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024. “Dukung transisi pemerintahan dan pastikan proses transisi berjalan baik dan lancar. Dukung penuh penyelenggaraan pilkada, jaga netralitas dan situasi yang kondusif,” ujar Jokowi.

Baca Juga :  Kritik Tajam Terhadap Serapan Anggaran Pendidikan yang Hanya Capai 16 Persen

Dalam menghadapi transisi kepemimpinan nasional yang dijadwalkan pada 20 Oktober 2024 dengan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, serta Pilkada serentak yang akan berlangsung pada November 2024 di 508 kabupaten/kota dan 37 provinsi, Presiden menekankan pentingnya kewaspadaan TNI terhadap setiap gejala yang berpotensi mengganggu keamanan.

“Jangan sampai ada riak yang berpotensi mengganggu keamanan negara,” tegas Presiden, menambahkan bahwa TNI harus terus memainkan peran strategis dalam menjaga keamanan dan stabilitas, terutama pada momentum penting bagi masa depan Indonesia.

Baca Juga :  Penangkapan Kapal Asing yang Diduga Mengambil Pasir di Perbatasan Laut Indonesia

Komitmen TNI dalam memelihara keamanan dan ketertiban umum adalah kunci penting dalam menjaga integritas dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di semua lini.(red)