INFOPUBLIK.CO – Kisah inspiratif datang dari Muhammad Alif Faturrohman, seorang siswa SMA Kartika IV-2 Jember, yang setiap hari rela berlari sejauh 5 kilometer untuk mengejar pendidikannya. Berasal dari keluarga kurang mampu, Alif tidak memiliki pilihan lain selain menggunakan kaki sebagai alat transportasi utamanya menuju titik penjemputan sekolah.

Dilansir detikJatim, Alif yang merupakan yatim piatu, tinggal bersama neneknya di Lingkungan Cupu, Kelurahan Baratan, Patrang. Setiap hari, ia harus berlari dari rumahnya menuju kantor Kecamatan Patrang, tempat ia bertemu dengan mobil jemputan yang disediakan oleh sekolah.

Baca Juga :  Dugaan Penyebab Kematian Lansia di Perumahan Citra Indah Bukit Raflesia, Jonggol

Keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang bagi Alif untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu. Selain itu, Alif juga memiliki cita-cita yang besar untuk menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), sehingga rutinitas berlari ini dianggapnya sebagai latihan fisik yang penting.

Baca Juga :  Pemerintah Bentuk Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat, Dorong Efisiensi Industri Penerbangan Nasional

“Saya pinginnya jadi TNI nanti, makanya saya lari terus-menerus berangkat maupun pulang sekolah. Ya selain itu, juga karena memang tidak ada kendaraan sendiri dan kondisi ekonomi yang juga masih kekurangan,” ungkap Alif pada Rabu (31/7/2024).

Kisah Alif ini telah menginspirasi banyak orang dan menunjukkan betapa kuatnya tekad seseorang dalam menghadapi keterbatasan untuk mencapai impian. Dukungan dari sekolah melalui fasilitas mobil jemputan juga menjadi salah satu faktor yang membantu Alif dan teman-temannya untuk terus mendapatkan pendidikan yang layak.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Abadi Tjendera Bantah Isu Kriminalisasi, Beber Fakta Hukum di Kasus Tanah

Cerita Alif Faturrohman ini menggugah hati banyak pihak dan menjadi viral di media sosial sebagai perwujudan dari semangat juang generasi muda dalam menuntut ilmu, meskipun dihadapkan pada rintangan ekonomi dan fisik.(red)