INFOPUBLIK.CO – Kabar spektakuler datang dari Kepulauan Bangka Belitung (Babel)! Gubernur Hidayat Arsani secara resmi mengumumkan rencana pembangunan smelter timah terbesar di Indonesia, yang siap mengubah wajah industri pertambangan nasional. Proyek raksasa ini akan digarap oleh PT Tong Fang, perusahaan asal China milik konglomerat Xiao Nai Cheng dan Wang Yu Long, dengan nilai investasi fantastis mencapai Rp1,5–2 triliun.

Baca Juga :  Kesiapan Pelabuhan Ketapang Hadapi Libur Panjang Imlek dan Isra Miraj 2025, Antusiasme Warga Melonjak

Bertempat di Bangka Tengah, smelter supermodern ini dirancang untuk memproduksi solder dan kawat timah dengan kapasitas 300 ton per bulan. Tak hanya menghasilkan produk bernilai tambah tinggi, proyek ini juga sejalan dengan program hilirisasi Presiden Prabowo Subianto yang tengah gencar didorong pemerintah.

Gubernur Hidayat Arsani menegaskan, pembangunan smelter ini ditargetkan rampung dalam satu tahun dan akan langsung beroperasi untuk mempercepat percepatan ekonomi daerah. “Kami pastikan, 70 persen tenaga kerja yang diserap berasal dari masyarakat lokal. Ini komitmen nyata kami untuk menyejahterakan masyarakat Babel,” ungkapnya penuh semangat.

Baca Juga :  Sembilan Siswa Mengundurkan Diri dari Sekolah Rakyat di Tangsel, Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Tak hanya itu, Pemprov Babel juga menggandeng PT Timah Tbk guna memastikan pasokan bahan baku tetap aman dan berkelanjutan. PT Tong Fang sendiri dikenal berpengalaman di panggung industri hilirisasi global, sehingga kehadirannya diyakini akan membawa dampak positif bagi perekonomian daerah hingga tingkat nasional.

Baca Juga :  Warner Bros. Konfirmasi Sekuel “A Minecraft Movie”: Tayang 2027, Pendapatan Fantastis di Box Office!

“Investasi ini bukan hanya soal angka triliunan rupiah, tapi juga peluang baru, teknologi, dan masa depan cerah untuk Babel serta Indonesia,” ujar Wang Yu Long, perwakilan PT Tong Fang.(els)