INFOPUBLIK.CO-Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Ahmad Dedi, menjadi sorotan publik usai terlihat berlari meninggalkan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah menjalani pemeriksaan pada Jumat, 8 Mei 2026.
Ahmad Dedi yang diketahui menjabat sebagai Pegawai Fungsional Madya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai, diperiksa terkait kasus dugaan suap impor yang tengah ditangani KPK. Seusai pemeriksaan, ia tampak berusaha menghindari awak media yang telah menunggu di area luar gedung.
Dalam video yang beredar di media sosial, Ahmad Dedi terlihat berjalan cepat lalu berlari ketika wartawan mulai melontarkan sejumlah pertanyaan mengenai materi pemeriksaan dan dugaan keterlibatannya dalam kasus tersebut. Namun, tidak ada satu pun pernyataan yang disampaikan kepada media.
KPK sendiri hingga kini masih terus mendalami dugaan praktik suap yang berkaitan dengan proses impor di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pemeriksaan terhadap sejumlah pihak dilakukan guna mengumpulkan alat bukti dan memperjelas peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut.
Aksi Ahmad Dedi yang memilih menghindari wartawan langsung memicu beragam reaksi dari masyarakat di media sosial. Banyak warganet mempertanyakan sikap pejabat tersebut yang dinilai tidak kooperatif terhadap pertanyaan publik terkait kasus yang sedang menjadi perhatian nasional.
Kasus dugaan suap impor di tubuh Bea Cukai menjadi sorotan karena berkaitan dengan pengawasan arus barang dan pelayanan kepabeanan yang memiliki peran penting dalam aktivitas perdagangan di Indonesia.(els)


Tinggalkan Balasan