INFOPUBLIK.CO – Suasana mencekam mewarnai kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis malam (28/8), ketika sebuah mobil taktis (rantis) milik Brimob Polri menabrak hingga melindas seorang pengemudi ojek online (ojol) saat membubarkan aksi unjuk rasa. Insiden tragis ini memicu kemarahan ratusan massa yang langsung mengepung dan menyerang mobil rantis tersebut.

Rekaman video detik-detik kejadian telah beredar luas di berbagai platform media sosial dan menuai kecaman publik. Dalam video, mobil rantis berwarna hitam dengan sirine menyala tampak melaju kencang menerobos kerumunan demonstran. Kepanikan pun pecah—para pendemo berlarian, namun salah satu pengemudi ojol yang tertinggal tak sempat menghindar dan akhirnya menjadi korban. Mirisnya, mobil tersebut tak berhenti, justru terus melaju hingga melindas tubuh korban.

Baca Juga :  Kericuhan Warnai Muktamar ke-10 PPP di Ancol, Dua Kubu Saling Klaim Kemenangan

Tak terima dengan insiden itu, massa yang menyaksikan langsung meluapkan amarah. Mobil rantis dihujani lemparan batu, bambu, hingga pukulan bertubi-tubi. Namun, kendaraan taktis tersebut berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.

Baca Juga :  Mobil Listrik Togg T10X, Hadiah Spesial Turki untuk Indonesia dalam Upacara Persahabatan

Korban diketahui berinisial MUA, warga Cikidang, Sukabumi. Saat ini, MUA tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Kondisinya masih dipantau tim medis.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run 2024, Perkenalkan IKN ke Masyarakat

Insiden ini mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak. Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), M Choirul Anam, mendesak Polda Metro Jaya untuk segera mengusut tuntas kasus ini.

“Kami juga menerima video yang beredar itu. Perlu segera diidentifikasi siapa pengemudi rantis tersebut. Selain itu, polisi harus mengambil langkah cepat untuk memastikan kondisi korban mendapat penanganan maksimal,” tegas Anam kepada wartawan.(els)