INFOPUBLIK.CO – Sejarawan dan peneliti mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap penyebutan United Kingdom (UK) di Indonesia yang sering kali disederhanakan menjadi “Inggris.” Mereka menegaskan bahwa UK tidak hanya mencakup Inggris, tetapi juga wilayah lain seperti Irlandia Utara, Skotlandia, dan Wales.

Baca Juga :  Jaksa Agung Resmikan Rumah Sakit Umum Adhyaksa Banten untuk Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat

Peter Carey, seorang sejarawan keturunan Irlandia dan Skotlandia, menyatakan, “Pada dasarnya, itu melecehkan, mengabaikan, dan menyingkirkan semua anggota negara ‘Kepulauan Britania’ yang ada di dalam United Kingdom.”

Baca Juga :  PPATK Ungkap Lebih dari Seribu Anggota Legislatif Terlibat Judi Online

Carey menambahkan, “United Kingdom bukan hanya Inggris, seperti halnya Indonesia bukan hanya Jawa. Jawa memang pulau berpopulasi terbanyak dan menjadi episentrum perekonomian Indonesia, tetapi bukan keseluruhan Indonesia.”

Baca Juga :  Tragedi Mencekam di Langit India: Pesawat Boeing 787 Air India Jatuh, Semua 242 Penumpang dan Awak Gugur

Menanggapi protes ini, Kedutaan Besar UK di Jakarta mengaku sudah mengetahui isu tersebut. Meski demikian, mereka menyatakan akan tetap menggunakan istilah “Inggris” karena lebih familier di kalangan masyarakat Indonesia.(red)