INFOPUBLIK.CO – Indonesia menjadi rebutan negara-negara raksasa dunia! Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada lima negara yang secara resmi mengajukan proposal untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Tanah Air. Yang paling menarik perhatian: Kanada dan Rusia turut masuk dalam daftar negara peminat!

Baca Juga :  Prabowo Janji Perbaiki Bendungan hingga Sawah, Kirim Cadangan Pangan ke Aceh

“Beberapa negara sudah kita identifikasi, sekitar empat sampai lima negara yang berminat. Proposalnya sekarang masih dalam proses kajian,” beber Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (25/8).

Meski enggan membeberkan negara mana yang akan menjadi acuan utama dalam pengembangan teknologi nuklir Indonesia, Bahlil menegaskan bahwa semuanya masih dalam tahap kajian mendalam. “Semuanya masih dipelajari,” ujarnya singkat, membuat publik semakin penasaran.

Baca Juga :  Seleksi PPPK: Harapan Ribuan Honorer, Tantangan Penyalahgunaan Wewenang

Sementara itu, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P. Hutajulu, menegaskan bahwa pintu pengembangan energi nuklir di Indonesia akan benar-benar terbuka jika tiga syarat krusial terpenuhi: penerimaan dari masyarakat, kesiapan regulasi, dan kematangan teknologi.

Baca Juga :  Kemenkumham Tingkatkan Kesadaran Hukum dan Dukung UMKM di Festival Layanan Hukum Banten 2024

Era Baru Energi Bersih di Depan Mata?
Masuknya proposal dari negara-negara besar seperti Kanada dan Rusia menandakan Indonesia kini diperhitungkan sebagai pemain kunci dalam peta energi global. Jika PLTN benar-benar terwujud, Indonesia bakal melangkah ke era baru energi ramah lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.(els)