INFOPUBLIK.CO – Setiap rumah sakit wajib memiliki mobil ambulans yang berfungsi penting sebagai alat transportasi darurat bagi pasien sakit atau cedera. Namun, kenyataan di Rumah Sakit Tiara, Jalan Beringin Raya, Kelurahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, jauh dari kata ideal.

Ambulans yang dimiliki RS Tiara diduga hanya dijadikan pajangan semata, sebagai pelengkap syarat administratif tanpa fungsi nyata dalam membantu pasien. Dugaan ini mencuat setelah M, seorang pasien, mengalami perlakuan tidak layak yang membuatnya seolah ‘dilempar sana-sini’ demi mendapatkan pelayanan dasar.

Baca Juga :  Kemacetan Parah di Jalur Puncak-Cianjur, Antrean Kendaraan Capai 12 Kilometer

V, menantu M, mengungkapkan kekesalannya. “Saya ke IGD karena bapak mertua saya sudah menggigil. Seharusnya langsung ditangani, tapi malah disuruh ke poli dulu. Saya yang tidak suka, dari IGD malah disuruh menggotong bapak mertua saya sendiri,” keluh V dengan suara kesal.

Baca Juga :  Bupati Tangerang Hadiri Seminar tentang Model Sekolah Unggul dan Peran Orang Tua dalam Pendidikan

Ironisnya, saat dimintai keterangan terkait ketersediaan ambulans, Deli, salah satu staf RS Tiara, hanya memberikan janji-janji kosong lewat pesan WhatsApp. “Saya lagi di jalan, nanti saya telepon balik, saya cek dulu ya bang, sabar bang saya juga lagi cari bang, insya Allah secepatnya ya,” jawabnya, yang justru membuat keluarga pasien semakin frustasi.

Baca Juga :  PGRI Kecamatan Legok Gelar Lomba Peringati HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025, Perkuat SDM dan Silaturahmi Guru

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Kesehatan Kota Tangerang belum memberikan konfirmasi resmi terkait dugaan ambulans yang hanya sekadar pajangan ini.(ceng)