INFOPUBLIK.CO – Setiap rumah sakit wajib memiliki mobil ambulans yang berfungsi penting sebagai alat transportasi darurat bagi pasien sakit atau cedera. Namun, kenyataan di Rumah Sakit Tiara, Jalan Beringin Raya, Kelurahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, jauh dari kata ideal.

Ambulans yang dimiliki RS Tiara diduga hanya dijadikan pajangan semata, sebagai pelengkap syarat administratif tanpa fungsi nyata dalam membantu pasien. Dugaan ini mencuat setelah M, seorang pasien, mengalami perlakuan tidak layak yang membuatnya seolah ‘dilempar sana-sini’ demi mendapatkan pelayanan dasar.

Baca Juga :  Pengurus Baru PWI Banten 2024-2029 Resmi Dilantik: Komitmen Untuk Meningkatkan Standar Jurnalisme dan Mendukung Demokrasi

V, menantu M, mengungkapkan kekesalannya. “Saya ke IGD karena bapak mertua saya sudah menggigil. Seharusnya langsung ditangani, tapi malah disuruh ke poli dulu. Saya yang tidak suka, dari IGD malah disuruh menggotong bapak mertua saya sendiri,” keluh V dengan suara kesal.

Baca Juga :  Mantan Bupati Biak Numfor Ditangkap Atas Tudingan Pelecehan Terhadap Anak di Bawah Umur

Ironisnya, saat dimintai keterangan terkait ketersediaan ambulans, Deli, salah satu staf RS Tiara, hanya memberikan janji-janji kosong lewat pesan WhatsApp. “Saya lagi di jalan, nanti saya telepon balik, saya cek dulu ya bang, sabar bang saya juga lagi cari bang, insya Allah secepatnya ya,” jawabnya, yang justru membuat keluarga pasien semakin frustasi.

Baca Juga :  PBB Desak Redakan Protes di Los Angeles, Trump Dukung Penangkapan Gubernur California!

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Kesehatan Kota Tangerang belum memberikan konfirmasi resmi terkait dugaan ambulans yang hanya sekadar pajangan ini.(ceng)