INFOPUBLIK.CO — Kepolisian Republik Indonesia, melalui Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mengumumkan penangkapan beberapa individu yang terlibat dalam insiden pembubaran paksa acara Silaturahmi Kebangsaan Diaspora Bersama Tokoh dan Aktivis Nasional. Acara yang diselenggarakan oleh Forum Tanah Air (FTA) ini berlangsung di Kemang, Jakarta Selatan.

“Dari investigasi kami, teridentifikasi 10 orang pelaku yang terlibat dalam perusakan dan pembubaran paksa pada acara tersebut,” jelas Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol. Ade Rahmat Idnal. “Identitas semua pelaku telah diketahui dan kami sudah mengamankan beberapa dari mereka.”

Baca Juga :  Bukan Main! Kanada hingga Rusia Berebut Bangun Pembangkit Nuklir di Indonesia – Era Baru Energi Bersih Segera Dimulai?

Insiden yang terjadi pada Sabtu pagi ini menyebabkan kerusakan fisik pada lokasi acara, termasuk panggung yang dirusak, backdrop yang disobek, serta ancaman terhadap peserta yang hadir. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh dan aktivis nasional, dengan narasumber antara lain Refly Harun, Din Syamsuddin, Rizal Fadhilah, dan Soenarko, yang mendiskusikan isu kebangsaan dan kenegaraan.

Baca Juga :  Jutaan Rakyat Bisa Bernapas Lega! Pemerintah Ketuk Palu Putihkan Tunggakan BPJS Kesehatan Triliunan Rupiah

Brigjen Pol. Trunoyudo mengimbau masyarakat untuk menjaga ketenangan dan berpartisipasi dalam membangun demokrasi yang sehat di Indonesia. “Kami mengajak semua pihak untuk menghormati kebebasan berpendapat yang dijamin konstitusi dan menjaga keamanan serta ketertiban umum,” tuturnya.

Baca Juga :  Polemik Kepemimpinan PWI: Helmi Burman dan Sasongko Tedjo Tegaskan Keabsahan KLB dan Pemecatan HCB

Kepolisian masih melanjutkan penyelidikan dan menyatakan akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini dalam waktu dekat. Seluruh pelaku yang telah diidentifikasi akan segera diadili sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.(red)